<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<3<
- Aku lukis namamu pada permukaan kaca yang berembun tertiup dingin di luar: ilurveyou. Dan selalu hujan yang mengaburi kemesraan setiap bisikan di telinga ku tentang kebahagiaan itu.
- Hujan tak kunjung berhenti. Ia sengaja memainkan dramanya pada setiap benda di bawahnya
- sama ada yang hidup mahupun tidak, untuk menggodaku.
- Aku menghala nafas, Semakin lama rintihan hujan seperti mengerah kekuatan fikiranku satu persatu. Titisan ya tidak lagi menyuarakan harmoni yang menenangkan kebekuan ku.
- Sebaliknya, ia berubah menjadi jutaan tombak yang telah bersedia membunuh sepi kerana mu.
- Aku berlari menerusi setiap celah titis hujan yang jatuh
- ke muka bumi dingin dan basah justeru semarakkan perasaan dan tangisanku memilu. Akankah hujan ini berakhir dan membawa sinar semua rasa? Entahlah…
- aku sendiri tidak pasti...

Tiada ulasan:
Catat Ulasan